Sabtu, 27 November 2010 08:49 WIB News Share :

Bromo meletus, abu vulkanik sampai Malang

Jakarta— Gunung Bromo kembali mengeluarkan letusan kecil. Kali ini letusan gunung berapi yang berada di Jawa Timur itu mengeluarkan abu vulkanik.

“Laporan dari tim Staf Khusus, letusan Bromo yang terjadi pagi ini mengakibatkan abu vulkanik tipis,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Penanganan Bencana dan Sosial, Andi Arief, Sabtu (27/11).

Abu vulkanik tipis itu diperkirakan mencapai ketinggian sekitar 600 sampai 1.000 meter atau hampir satu kilometer. Berdasarkan informasi dari Pos Pengamatan Gunung Bromo di Sukapura, Probolinggo, letusan itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Letusan itu hampir bersamaan dengan gempa vulkanik dangkal yang terjadi sekitar 11 kali yang beramplitudo 11-15 milimeter. Abu vulkanik yang terpantau berwarna agak kehitaman.

Menurut Andi Arief, abu vulkanik itu jatuh di kawasan Malang, Jawa Timur. “Jatuh di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Saat ini, jajaran Muspika Kecamatan sudah berkoordinasi di lapangan,” ujar Andi Arief.

Letusan kecil terakhir terjadi sekitar pukul 17.22 WIB kemarin. Sejak pukul 00.00 hingga 12.00 kemarin, tercatat terjadi 50 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplituda 6 milimeter hingga 36 milimeter. Dibarengi dengan terjadinya gempa tremor kisaran 1,5 milimeter hingga 5 milimeter.

Dari catatan pos pantau, gempa vulkanik di Bromo mengalami peningkatan dibanding hari-hari sebelumnya. “Itu, disebabkan karena adanya penyumbatan lubang kawah,” kata penjaga pos pantau Achmad Subhan.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
dr. NORMA AESTHETIC CLINIC, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…