Jumat, 26 November 2010 10:19 WIB Hukum Share :

Sedang tidur, anggota Polda Sulselbar dikeroyok

Makassar–Seorang anggota Samapta Polda Sulselbar, Briptu Kasman, menjadi korban pengeroyokan di kamar kosnya, di Jl Bung, Makassar, Sulawesi Selatan, pukul 03.00 Wita, Jumat (26/11). Saat ini, korban baru menjalani operasi bedah di rumah sakit Bhayangkara, jalan Mappaodang, Makassar.

Akibat pengeroyokan yang diduga dilakukan tujuh pria ini, Kasman mengalami luka robek di kepala, luka bekas sabetan senjata tajam di bahu kiri, paha kanan dan jari manis kiri nyaris putus.

Menurut rekan korban, Briptu Sudirman, Kasman sedang tidur saat kamar kosnya diserang oleh tujuh orang pria tak dikenal. Kasman yang terkapar tak berdaya usai dikeroyok ini, lanjut Sudirman, dilarikan ke RS Bhayangkara oleh beberapa mahasiswa yang juga teman kos Kasman.

“Waktu dikeroyok, Kasman mati-matian mempertahankan senjata SS1-nya. Sekarang kami masih menunggu kedatangan keluarganya dari daerah,” katanya.

Suasana di depan ruang operasi RS Bhayangkara saat ini dipadati oleh puluhan teman seangkatan Kasman di SPN Batua yang hendak menjenguk. Selain itu, beberapa petugas Provos Polda Sulselbar tampak berjaga-jaga di sekitar Ruang ICU.

Pada Rabu malam, (24/11), lalu, terjadi keributan antara puluhan anggota polisi dan anggota TNI AD dari Batalyon Kavaleri, di stadion Andi Matalatta, saat laga ISL antara PSM Makassar melawan Persiwa Wamena.

Akan tetapi, belum ada keterangan dari pihak Kepolisian apakah penganiayaan yang menimpa Kasman itu terkait dengan keributan di stadion.

dtc/rif

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…