Jumat, 26 November 2010 11:24 WIB Hukum Share :

Polisi buru suami TKW Narsih

Jakarta–Keberadaan JA, 50, yang diduga membunuh istrinya, Narsih, 31, TKW yang baru pulang dari Arab Saudi masih misterius. Namun, polisi menyakini JA masih berada di Jakarta.

“Polsek Cakung dan Polres Jakarta Timur masih mengejar pelaku. Kemarin, kita sudah datangi kampung dia (JA), tetapi tidak ada. Kita yakin pelaku masih di seputaran Jakarta, tidak kemana-mana. Kita sudah pasang informan,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, Kompol Dodi Rahmawan, Jumat (26/11).

Menurut dia, JA setelah menghabisi nyawa istrinya lalu pergi dan tidak membawa apa-apa. “Dia nggak bawa dompet, HP, bajunya pun tidak dibawa. Gajinya pun belum diambil,” ujar Dodi.

Jenazah Narsih masih di RSCM. Penyebab kematian Narsih belum diketahui apakah akibat hantaman benda tumpul atau lainnya.

JA diduga menghabisi nyawa Narsih dengan cara yang sadis. Perut korban ditusuk dengan kapak. Bahkan di sekitar lokasi pembunuhan, polisi juga menemukan martil dan sebongkah batu bata.

Di bagian kepala Narsih ditemukan ada luka bekas hantaman benda keras yang diduga martil. Sedangkan di perut Narsih terdapat luka diduga bekas kampak.

dtc/rif

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….