Jumat, 26 November 2010 13:24 WIB Sragen Share :

Pembangunan gedung serba guna Karangasem terhenti

Sragen (Espos)–Pembangunan gedung serba guna Desa Karangasem, Kecamatan Tanon, ‘mandek’ sementara, menyusul keterbatasan dana.

Tahun ini, pembangunan gedung tersebut hanya didanai alokasi dana desa (ADD) 2010 senilai Rp 17 juta. Selain itu, kebutuhan anggaran juga disokong swadaya masyarakat, sebesar Rp 6 juta, ditambah bantuan material bangunan dan tenaga senilai sekitar Rp 2 juta. Kepala Desa (Kades) Karangasem, Purnomo menjelaskan pembangunan gedung serba guna terpaksa dihentikan sementara, sembari menunggu datangnya anggaran untuk melanjutkan pembangunan. Sampai Oktober penyelesaian bangunan baru mencapai 50%.

“Sementara kami hentikan dulu. Karena anggaran hanya ada Rp 17 juta dari ADD, ditambah dari swadaya. Masih perlu belasan juta rupiah lagi,” jelas Purnomo, kepada Espos, Jumat (26/11).

Berdasarkan keterangan di papan informasi desa setempat, disebutkan gedung serba guna dengan ukuran 26 x 10 meter persegi (m2) dan ketinggian bangunan 7 meter tersebut direncanakan memakan anggaran Rp 45,649 juta. Anggaran berasal dari dana pemerintah, salah satunya ADD, sebesar Rp 37,649 juta dan swadaya Rp 8 juta. Sedangkan, saat ini, Purnomo menyebut dana yang tersedia dari ADD 2010 baru Rp 17 juta.

tsa

lowongan pekerjaan
PT.KARTINI TEH NASIONAL (TEH DANDANG), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…