Jumat, 26 November 2010 15:36 WIB Internasional Share :

Korsel yakin Korut sedang latihan artileri

Seoul–Suara tembakan artileri kembali terdengar di Laut Kuning yang menjadi perbatasan Korea Utara (Korut) dan Korea Selatan (Korsel). Pemerintah Korsel yakin kalau Korut menggelar latihan menembak artileri.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel, kepada AFP mengatakan, suara ledakan terdengar beberapa kali dari tengah hari sampai pukul 15.00 waktu Korea atau sekitar pukul 10.00-13.00 WIB. Suara terdengar dari wilayah Korut.

“Kami asumsikan Korut sedang menggelar latihan menembak dengan artileri,” kata dia, Jumat (26/11). Namun tidak diketahui target tembakan artileri itu ke mana.

Sumber dari militer Korsel kepada televisi YTN mengatakan ada 20 kali tembakan artileri yang jatuh di wilayah Korut. Meski demikian, suara artileri itu pun membuat panik warga di Pulau Yeonpyeong. Mereka berlarian masuk ke bungker untuk menyelamatkan diri.

Korsel memastikan, peluru artileri yang baru ditembakkan Korut tidak ada satu pun yang jatuh di Korsel. Korut diduga hanya latihan di area mereka tanpa bertujuan menembak ke wilayah Korsel.

Bombardir Korut pada Selasa 23 November menewaskan 4 orang dan melukai 18 orang lainnya. Ini adalah serangan Korut paling agresif sejak akhir perang Korea 1950-1953.

Sementara Presiden Korsel Lee Myung-bak mengangkat perwira karir Lee Hee-won, sebagai Menteri Pertahanan Korsel yang baru. Hee-won menggantikan Kim Tae-young yang mundur setelah dikritik karena sikapnya yang adem ayem merespons serangan artileri Korut di Pulau Yeonpyeong.

Korsel dan AS pun akan menggelar latihan perang di Laut Kuning pada Minggu 28 November mendatang untuk unjuk kekuatan. Kapal induk AS, USS George Washington, masih dalam perjalanan menuju Laut Kuning yang berbatasan dengan Korut.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…