Kamis, 25 November 2010 13:17 WIB News Share :

Termakan isu gempa & tsunami, warga di Padang mengungsi

Pekanbaru–Isu akan terjadi gempa dan tsunami menghantui warga di Padang, Sumatera Barat, dalam dua hari terakhir ini.

Warga bahkan ada yang mengungsi. Pemprov Sumbar mengimbau warga tidak mempercayai isu itu.

“Kita sudah jelaskan kepada masyarakat agar tidak terlalu percaya akan isu tersebut. Sebab, sampai sekarang tidak ada satu lembaga apapun yang bisa memastikan kapan terjadinya gempa dan tsunami itu,” kata Karo Humas Pemprov Sumbar, Surya Budi seperti dilansir detikcom, Kamis (25/11).

Surya menjelaskan, sebagian masyarakat ada yang termakan isu yang menyebutkan bahwa lembaga di Jerman dan Jepang mengatakan hari ini bakal terjadi gempa dan tsunami yang lebih dahsyat dari yang pernah ada di Sumbar.

“Isu menyesatkan inilah yang membuat sebagian mengalami kepanikan yang berlebihan. Memang sebagian ada yang mengungsi dan kita tetap memberikan pengertian kepada warga agar tidak terlalu panik menyikapi isu itu,” jelas Surya.

Dalam menyikapi isu gempa dam tsunami yang masih menyebar ke masyarakat, pihak Pemprov Sumbar dan Pemkot Kota Padang, bekerjasama untuk mengumpulkan para ustadz dan mubalig se-Kota Padang.

“Hari ini para pemuka agama berkumpul di kantor Walikota Padang. Ini sehubungan lewat pemuka agama pemerintah mengharapkan adanya kerjasama untuk menyadarkan masyarakat dalam menyikapi isu tersebut,” tambah Surya.

Surya berharap kerjasama dengan para ustadz dan mubhaliq ini bisa menyadarkan masyarakat agar tidak terlalu berlebihan dalam menyikapi isu tersebut.

“Kita berharap lewat pendekatan agama ini, warga bisa menyadari bahwa soal kematian, rezeki, adalah urusan Allah SWT. Antisipasi terjadinya gempa, boleh-boleh saja, tapi jangan berlebihan hanya dengan isu ada warga yang mengungsi,” terang Surya.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…