Kamis, 25 November 2010 09:21 WIB News Share :

Status awas, Bromo tetap jadi lokasi syuting

Probolinggo–Kawasan puncak Bromo masih menjadi lokasi menarik untuk syuting sinetron meski pemerintah telah meningkatkan status Gunung Bromo menjadi ‘Awas’ dengan Kawasan Rawan Bencana (KRB) I di radius 3 km. Sementara masyarakat sekitar juga masih melakukan aktivitas seperti biasa.

Pantuan, Kamis (25/11) kegiatan syuting sinteron tersebut berada di Desa Ngadisari, yang jaraknya 5 km dari puncak Bromo, Kabupaten Probolingggo, Jawa Timur. Tampak artis yang sedang mengikuti syuting tersebut adalah mantan penyanyi cilik Enno Lerian.

Berdasarkan informasi dari petugas Posko Pemantau Vulkanologi di Desa Ngadisari Kabupaten Probolinggo, Syafi’i, cuaca di sekitar puncak terpantau mendung. Ketinggian asap mencapai 150 sampai 200 meter dari puncak kawah Bromo.

“Untuk pagi ini pendataan (aktivitas Bromo) masih terus berjalan. Status masih Awas, dengan ketinggian asap 150-200 meter dari puncak kawah,” ujar Syafi’i.

Dengan status ini, radius 3 km sudah tidak boleh lagi ada aktivitas warga. Meskipun yang terjadi warga memang masih terlihat melakukan kegiatan mereka seperti biasanya.

Sedangkan untuk hari Rabu (24/11) kemarin, lanjut Syafi’i, dari data seismograf tercatat 52 kali gempa vulkanik. “Gempa itu terekam oleh alat seismograf tapi tidak bisa dirasakan masyarakat,” katanya.

dtc/rif

lowongan peekrjaan
PT. Integra Karya Sentosa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…