Kamis, 25 November 2010 02:24 WIB Sport Share :

Solo FC seleksi terakhir,34 pemain bertahan

Solo (Espos)--Sebanyak 34 pemain yang mengikuti seleksi Solo FC untuk materi kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) masih bertahan. Rencananya pada Kamis (25/11) seleksi yang digelar di Stadion Sriwedari Solo akan diakhiri.

Namun Asisten Pelatih Solo FC, Hong Widodo yang ditanya berapa pemain yang akan diambil, hingga Rabu (24/11) belum bisa memastikannya. “Soal berapa jumlah yang akan diambil menurut kami masih fleksibel,” katanya ketika ditemui di sela-sela seleksi.

Menurut dia pada seleksi kemarin pihaknya mencoret tujuh pemain dari 41 peserta seleksi. Sedangkan tiga pemain asing yang ikut seleksi masing-masing Domingo Miguel (gelandang) dan Alfredo Figuera (belakang) asal Paraguay serta Nelson Chapurro (striker) asal Chile hingga kemarin masih bisa luput dari pencoretan.
Hong menambahkan pemain asing ini akan diamati lebih seksama lagi. Karena pihaknya tak mau tertipu dengan penampilan sesaat para pemain tersebut.

Sepintas, katanya, performa Miguel yang pernah membela Persis Solo pada musim kompetisi lalu cukup memadai. Bahkan sejumlah penonton yang memadai tribun barat Stadion Sriwedari sempat bertepuk tangan ketika Miguel yang dikawal beberapa pemain, dengan cerdik mampu menceploskan bola ke gawang lawan.

Aka tetapi, ungkap dia, keputusan diambil atau tidak pemain tersebut tergantung pada pelatih kepala yang akan menangani Solo FC. Sebab pihaknya kini hanya bertugas menyeleksi para pemain.

Sementara itu Sekretaris Umum Pengda PSSI Jateng, Ruhban Ruzziyatno yang terlibat di LPI sebelumnya mengatakan, pelatih asing yang ditunjuk LPI untuk mengarsiteki Solo FC, Blanco Bobic asal Serbia diperkirakan bakal tiba di Solo, pada Jumat (26/11).

Secara terpisah CEO Solo FC, Kesit Budi Handoyo mengatakan pihaknya akan segera menyerahkan para pemain yang lolos seleksi ini kepada pelatih kepala. Karena dia lah yang nanti akan memakai para pemain tersebut.

Terkait itu pihaknya belum akan mengontrak para pemain yang lolos seleksi ini sebelum mendapat lampu hijau dari pelatih kepala. Dikhawatirkan jika pihaknya tergesa-gesa mengontrak pemain yang lolos seleksi, padahal ternyata tak masuk kriteria pelatih dinilai akan rugi.

ian

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…