Busyro Muqoddas dan Bambang Widjojanto
Kamis, 25 November 2010 10:50 WIB News Share :

PDIP dan PKS pilih Pimpinan KPK yang bernyali

Busyro Muqoddas dan Bambang Widjojanto

Jakarta–FPDIP dan FPKS mengisyaratkan akan memilih pimpinan KPK yang lebih bernyali untuk memberantas korupsi. Sementara dua calon pimpinan KPK telah melalui tahap fit and proper test di Komisi III DPR.

“PKS akan memilih orang yang lebih bernyali untuk pemberantasan korupsi,” kata Wakil Ketua DPR, Anis Matta, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/11).

Menurut Anis, KPK membutuhkan pimpinan yang tegas. Keberanian pimpinan KPK menjadi kunci sukses KPK mengusut setiap kasus korupsi.

“Nanti kita lihat, beban moral KPK ini luar biasa seperti kasus Century memang dibutuhkan KPK yang punya nyali besar,” ujar pria yang juga Sekjen PKS ini.

Hal yang sama disampaikan Wakil Ketua DPR dari PDIP, Pramono Anung. Pramono mengatakan, pimpinan KPK yang akan dipilih yang paling berkompeten dalam pemberantasan korupsi.

“Lebih suka yang berani bertindak melakukan pemberantasan korupsi,” kata Pramono.

Pramono berharap KPK mengusut berbagai kasus besar. Ia meminta agar kasus mafia pajak Gayus Tambunan diselesaikan. “Termasuk kasus Gayus dengan kepemimpinan yang baru kita optimis lebih bagus,” ujar dia.

Dalam fit and proper test semalam, Bambang Widjojanto berapi-api menjawab pertanyaan anggota Komisi III DPR. Bambang juga menebar banyak janji jika terpilih menjadi pimpinan KPK.

Sementara itu Busyro Muqoddas lebih tenang. Busyro bahkan disindir sejumlah anggota Komisi III DPR karena dinilai kurang tegas dalam menjawab pertanyaan.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…