Kamis, 25 November 2010 21:15 WIB Issue Share :

Dulu korban, kini Maia jadi Duta Anti KDRT

Jakarta– Penyanyi Maia Estianty terpilih menjadi duta anti Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Personel ‘Duo Maia’ itu dipilih karena pengalaman masa lalunya.

Saat ditemui di seminar dan penobatan Maia Estianty sebagai duta anti KDRT di Kemeneg PP, ia sedikit berbagi pengalaman. Mantan istri Ahmad Dhani itu mengaku pernah mendapat perlakuan tidak baik selama berumah tangga. Tak hanya itu, kekerasan fisik dan ekonomi pun pernah dialami ibu tiga anak itu.

“Saya pernah mengalami kekerasan fisik, psikis dan ekonomi karena disuruh berhenti menjadi penyanyi,” keluh perempuan kelahiran 27 Januari 1976 itu saat ditemui di Kemeneg PP, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (25/11).

Maia mengaku tidak puas dengan hukum di Indonesia yang menurutnya belum sepenuhnya memperhatikan perempuan. Ia kecewa karena saat melaporkan, ternyata tidak terbukti terjadi kekerasan.

“Saya juga sudah melaporkan kekerasan psikis terhadap saya, tetapi sayangnya ketika saya melaporkan kenyataanya tidak terbukti. Di situ saya kecewa,” lanjutnya.

Pelantun ‘Pengkhianat Cinta’ itu mengaku senang atas dipilihnya menjadi duta anti KDRT. Dengan pengalamannya, ia akan berjuang untuk mengkampanyekan hal tersebut.

“Dengan banyak korban yang ada juga disini, saya sebagai duta mulai hari ini akan bersama-sama berjuang ikut mengkempanyekan mencegah dan penanganan KDRT,” janjinya.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…