Rabu, 24 November 2010 14:14 WIB Tekno Share :

Volume Spam menurun, tapi bahaya makin mengancam

Jakarta–Laporan bulanan kondisi lalu-lintas pesan sampah (Spam) dunia menunjukkan penurunan. Tapi di sisi lain, tingkat bahaya Spam justru meningkat.

Dalam laporan bulanan Symantec Messaging and Web Security dari perusahaan keamanan Symantec tertera bahwa volume spam dunia mengalami penurunan.

Pada Oktober 2010, menurut laporan itu yang dilansir detikcom, Rabu (24/11), volume spam global pada Oktober 2010 adalah 86.6 persen.

Angka tersebut mencerminkan penurunan 22,5 persen dari Oktober 2009. Dibandingkan Agustus 2010, penurunannya bahkan mencapai 47 persen.

Sebab penurunan ini diyakini adalah penangkapan komplotan penyebar spam Zeus, pemutusan situs SpamIt.com dan juga dimatikannya server terkait botnet Bredolab di Belanda.

Kaspersky Labs, dalam laporan yang terpisah, juga menyatakan ada penurunan volume Spam pada kuartal ketiga 2010. Rata-rata penurunannya menurut Kaspersky mencapai 1,5 poin pada September 2010 dibandingkan Agustus 2010.

Tapi penurunan ini bukan alasan untuk lengah. Karena di sisi lain ada kenaikan spam yang membahayakan, yaitu spam yang diiringi virus atau program jahat. Jumlah pesan spam berbahaya itu meningkat dua kali lipat pada kuartal ketiga 2010.

Kaspersky menyebutkan, di awal kuartal ketiga 2010, persentase spam dengan malware mencapai 6.3 persen. Menurut Kaspersky ini sesuatu yang belum pernah terjadi.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
STAFF ADMINISTRASI & KEUANGAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…