Rabu, 24 November 2010 14:03 WIB News Share :

SBY belum beri sinyal reshuffle kabinetnya

Jakarta–Isu reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II berhembus semakin kencang. Namun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono justru belum memberikan sinyal apa-apa terkait reshuffle kabinetnya.

“Untuk soal itu sampai saat ini presiden belum memberi arahan ke saya untuk memberikan informasi soal reshuffle kabinet,” ujar juru bicara kepresidenan Julian A Pasha di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (24/11).

Julian mengaku memang sudah mendengar isu reshuffle itu. Laporan mengenai kinerja para menteri kabinet juga  sudah diterima dari Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4).

Namun apakah hasil evaluasi UKP4 itu akan mengarah kepada reshuffle kabinet, masih belum ada kejelasan.

“Tentu presiden mendengar ada pendapat tentang isu reshuffle. Tapi sepenuhnya tentang reshuffle itu nanti hak prerogatif presiden. Kami tegaskan belum ada informasi dari presiden,” jelasnya.

Saat ditanyakan menganai adanya pemanggilan mendadak terhadap Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan Menko Pulhukam Djoko Suyanto, Julian mengatakan, pemanggilan kedua menteri hanya rapat rutin biasa.

“Itu kan rapat rutin para menteri. Diminta perkembangannya,” ujarnya.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.¬† Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…