Rabu, 24 November 2010 23:13 WIB Sukoharjo Share :

Dikeluhkan, parkir di ruas jalan pintu masuk dan keluar Pasar Sukoharjo

Sukoharjo (Espos)--Sejumlah sopir angkutan desa (Angkudes) di Terminal Angkudes Sukoharjo mengeluhkan banyaknya kendaraan yang parkir di ruas jalan pintu masuk dan keluar Pasar Sukoharjo yang dinilai mengganggu akses sirkulasi Angkudes.

Sopir Angkudes jalur 7, Muji, 53, saat ditemui Espos, Rabu (24/11), mengatakan pintu Pasar Sukoharjo tersebut seharusnya bebas dari parkir. Banyaknya kendaraan yang parkir di tempat itu membuat jalan masuk dan keluar menjadi sempit, sehingga akses masuk dan keluar Angkudes sering terganggu, bahkan macet.

Padahal, lanjut dia, tidak hanya Angkudes saja yang lewat. Keadaan itu diperparah apabila pasar sedang ramai, banyak becak dan sepeda motor diparkir sembarangan di tempat itu. “Kalau sudah begitu kami harus teriak-teriak menyuruh orang menyingkirkan kendaraan yang parkir,” ujarnya.

Sopir Angkudes lain, Hartono, 34, mengeluhkan tidak adanya tindakan tegas dari pihak berwenang. Padahal parkir yang sering kali membuat macet itu sudah berlangsung lama. Ia mengatakan, dahulu di tempat itu digunakan sebagai tempat berdagang bunga dan sejenisnya. Karena banyaknya pembeli dan penjual membuat jalan menjadi sempit, aktivitas tersebut kemudian dilarang dan ditertibkan. Hingga saat ini peraturan itu masih berlaku. Namun, imbuhnya, sekarang tidak ada bedanya. Akses lalu lintas terganggu karena parkir itu.

Menurutnya, banyaknya parkir di ruas jalan itu disebabkan kurang sadarnya masyarakat yang sebenarnya mengetahui tempat itu bukan tempat parkir resmi. “Mereka sebenarnya tahu tempat itu bukan tempat parkir.

Tapi tetap saja nekat,” terang dia. Berdasarkan pantauan Espos, kendaraan yang parkir di sisi utara dan selatan jalan itu datang dan pergi silih berganti. Kebanyakan mereka adalah orang menunggu kerabatnya yang sedang berbelanja. Karena tidak mau repot mereka memilih parkir di tempat itu. Selain itu, banyak pula becak parkir berjajar, sehingga jalan semakin sempit.

Sementara itu, Kasubag TU Perparkiran Dinas Perhubungan Informatika dan Komunikasi Sukoharjo, Budi Sutrisno, saat dimintai konfirmasi <I>Espos<I>, menegaskan parkir di ruas jalan di pintu masuk dan keluar Pasar Sukoharjo tersebut sebanarnya dilarang. Ia mengaku telah bekerjasama dengan pihak Dinas Pengelola Pasar dan Satpol PP berulang kali memberi peringatan, bahkan dengan tanda larangan.

Namun, kata dia, parkir itu tetap saja ada. Ia mengatakan tempat parkir yang resmi di sekitar tempat itu yakni berada di sisi selatan jalan, tepatnya di depan kios yang menghadap ke utara. “Kami tidak menarik tarif parkir bagi kendaraan yang ada di situ, karena wilayah itu memang bukan tempat parkir,” jelas dia.


m93

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…