Rabu, 24 November 2010 18:19 WIB Solo Share :

Belum capai target PAD, sejumlah SKPD jadi sorotan

Solo (Espos)--Kinerja sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Kota Solo menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Kota (Pemkot) setempat. Sebab hingga menjelang akhir tahun 2010 ini, beberapa SKPD tersebut belum mampu mencapai target pendapatan asli daerah (PAD) yang telah ditetapkan.

Asisten Administrasi Sekretariat Daerah (Setda) Kota Solo Joko Pangarso menyebutkan dua di antara beberapa SKPD yang diperkirakan tidak akan mampu memenuhi target PAD adalah Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) dan Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Terminal Tirtonadi Solo.

Tahun 2010 ini, DPP ditarget dapat menyumbang PAD dengan total nilai Rp 5,8 miliar. Namun, hingga bulan Oktober, realisasi PAD DPP baru mencapai sekitar Rp 714.228.000 atau hanya 14,69 persennya.

“Masih minimnya PAD yang bisa diperoleh DPP antara lain disebabkan banyaknya kios pasar yang belum terjual. Ada juga karena kios-kios pasar yang belum jadi sehingga dimungkinkan DPP tidak bisa memenuhi target PAD tahun ini,” ujar Joko saat ditemui wartawan seusai memimpin rapat koordinasi (Rakor) PAD di Balaikota Solo, Rabu (24/11).

Sementara untuk PAD UPTD Terminal Tirtonadi, Joko menyebutkan pendapatan yang berasal dari retribusi terminal tahun ini menurun. Dari target PAD senilai Rp 3,8 miliar, hingga Oktober baru terealisasi senilai Rp 2,3 miliar atau 74,04 persennya.

“Hal ini dipicu oleh menurunnya jumlah trayek bus. Kalau tahun lalu tercatat ada sekitar 3.000 bus/hari yang masuk ke terminal, sedangkan tahun ini hanya sekitar 2.600 bus/hari yang masuk ke terminal. Jadi otomatis pendapatan juga menurun,” ungkapnya.

Namun diakui Joko, secara akumulatif PAD Kota Solo hingga Oktober telah terpenuhi sekitar Rp 88,347 miliar atau 92, 69 persen dari target pendapatan Rp 114 miliar. Menurut dia, pencapaian tersebut relatif baik.

sry

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…