Rabu, 24 November 2010 09:39 WIB News Share :

Aktivitas vulkanik Bromo diprediksi masih akan meningkat

Probolinggo--Status Gunung Bromo masih awas, bahkan aktivitasnya diperkirakan masih ada peningkatan dalam beberapa hari ke depan.

Hal ini terlihat dari amplitudo maksimal mulai pukul 00.00-03.17 WIB yang menunjukkan jika Bromo mengalami 3 kali gempa vulkanik.

“Dilihat dari data, dibandingkan hari kemarin memang mengalami sedikit penurunan tetapi kami perkirakan masih ada kemungkinan peningkatan gempa tremor,” jelas Ketua Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pos Pengamatan Gunung Api Gunung Bromo, M. Syafi’i di Cemorolawang, Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, seperti dilansir detikcom, Rabu (24/11).

Dari data seismik, Bromo mengalami gempa tremor dengan kekuatan 2-3 mm dengan amplitudo maksimal 24-35 selama 15-17,5 detik. Sedangkan gempa vulkanik sebanyak 3 kali.

“Untuk amplitudo tremor memang sedikit menurun tetapi terus kami pantau,” ungkap Syafi’i.

Syafi’i menyampaikan sepanjang sejarahnya, tidak ada sejarah Bromo mengeluarkan awan panas (wedhus gembel) yang turun ke warga.
Ditambahkannya, adanya lautan pasir atau ruang terbuka di sekitar Bromo bisa menambah rasa aman bagi warga sekitar.

“Dengan adanya padang pasir atau lahan terbuka, membuat kami menetapkan jarak aman 3 kilometer yang kami rasa sangat aman dengan terbantunya adanya lahan terbuka tersebut,” tandas Syafi’i.

dtc/nad

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…