Selasa, 23 November 2010 19:59 WIB Klaten Share :

Manisrenggo gelar doa 40 hari

Klaten (Espos)--Seratusan warga di Kecamatan Manisrenggo Klaten menggelar doa bersama selama 40 hari lamanya.

Acara doa bersama yang diikuti tokoh warga, masyarakat, pejabat Muspika, hingga TNI tersebut untuk memohon keselamatan kepada Yang Maha Kuasa agar Merapi lekas kembali normal tanpa membawa korban lagi.

“Ini sudah memasuki malam yang ketujuh kalinya. Doa bersama ini secara bergiliran di rumah-rumah warga dan gedung-gedung milik pemerintah,” kata Camat Manisrenggo, Gandung Wahyudi kepada Espos di ruang kerjanya, Selasa (23/11).

Doa bersama 40 hari, kata Gandung, menjadi sangat berarti bagi warga yang hidup di lereng Merapi. Sebab, di tengah kepanikan dan ketakutan warga tiap hari itu, mereka mendapatkan suntikan energi ruhani setiap hari yang membuatnya tetap tabah dan bersabar. “Saat ini yang dibutuhkan ialah pengisian spiritual agar warga tak kian nelangsa dan berujung depresi. Maka dengan doa bersama ini, warga bisa menemukan kembali sandaran hidupnya,” paparnya.

asa

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…