Selasa, 23 November 2010 20:25 WIB Sport Share :

Lagi, Persis seri di kandang

Solo (Espos)--Persis Solo hanya mampu bermain seri 1-1 (0-0) setelah ditahan tim tamu Persiram Raja Ampat pada laga Divisi Utama Grup II di Stadion Manahan Solo, Selasa (21/11). Persiram mencetak gol lebih dulu melalui sontekan James Deba menit ke-47.

Namun Persis yang bermain ngotot akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan spekulatif Joko Rusmanto pada menit perpanjangan dari luar kotak terlarang. “Meski belum bisa menang kami tetap bersyukur. Saya kira ini usaha maksimal kami,” ujar asisten pelatih Persis, Sukisno pada sesi konferensi pers seusai pertandingan.

Dia mengakui performa Haryadi dkk masih banyak kelemahan, sehingga perlu pembenahan di sana-sini. Selain itu skuatnya dinilai tampil di bawah form ketika menjamu Persiram.
Pada bagian lain Sukisno menyatakan motivasi para pemain Persis cukup tinggi. Hanya saja para pemain yang rata-rata masih berusia muda ini kadang mudah kehilangan kontrol.

Akibatanya, papar dia, jika mereka asyik fokus menyerang, mereka lupa mengawal jantung pertahanan. Sehingga ketika ada serangan balik, Persis teledor di belakang. Sehingga mereka harus pontang-panting mengamankan daeranya jika ada serangan balik dari lawan.

Lebih lanjut Sukisno mengakui penyelesaian akhir skuatnya saat menghadapi Persiram belum seperti yang diharapkan. Sehingga sejumlah peluang yang dimiliki tim berjuluk Laskar Sambernyawa hilang percuma.

Sementara itu pelatih Persiram, Raja Isa mempertanyakan kepemimpinan wasit Solokhin asal Surabaya. Karena tendangan Joko Rus yang disahkan menyamakan kedudukan dinilai tidak gol.

“Kalau melihat aksi gol Thierry Henry di pertandingan internasional yang menggunakan tangan, saya masih bisa menerima itu sebagai gol. Tetapai kalau pada pertandingan tadi?” ujar Isa dengan nada tanya.

Dia menyatakan apa pun hasil pertandingan yang telah ditetapkan wasit tak akan dibantahnya. Tetapi dikhawatirkan, jika kejadian semacam ini tak dibenahi persepakbolaan Indonesia akan sulit berkembang.

Sementara itu jalannya pertandingan antara kedua kesebelasan kemarin berlangsung cukup menarik. Persis yang bermaterikan para pemain domestik justru mampu mendominasi jalannya pertandingan.

Sebaliknya Persiram yang diperkuat tiga pemain asing masing-masing James Debah, Kubay Qudi Yan dan Sa’anun Alqadri beberapa kali kalang kabut membendung gempuran Persis. Hanya saja sejumlah peluang yang dipunyai Persis gagal membobol gawang Persiram yang dikawal, Soma.

Sedangkan Gol Persiram ke gawang Persis yang dikawal Johan Prasetyo terjadi akibat Johan tak lengket menangkap bola silang dari samping kiri gawangnya tendangan Nehenmia Solosa. James Debah yang berdiri di dekat Johan tanpa kesulitan berarti langsung menyonteknya dan gol.

Untuk Persis, gol di babak perpanjangan waktu terjadi setelah tendangan bek sayap kiri, Joko Rusmanto dari luar kotak terlarang membentur mistar gawang terlebih dulu. Wasit Solikhin yang berdiri mengadap gawang langsung berbalik berlari ke tengah, tanda bola masuk kendati hal itu diprotes sejumlah pemain Persiram.

m89/ian

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…