Selasa, 23 November 2010 23:07 WIB Sragen Share :

Dua remaja jadi korban tindak asusila pacar

Sragen (Espos)–Dua remaja, sebut saja Mawar, 16, dan Melati, 16, warga Kapulaga, Desa Brojol, Miri mengalami nasib apes.

Mereka menjadi korban tindak asusila pacar sendiri, Joko Susilo, 21, warga desa setempat.

Lantaran tidak terima atas perbuatan pelaku, korban didampingi orang tua melaporkan Joko ke Polsek Miri, Senin (22/11) pukul 20.20 WIB malam.

Pelaku akhirnya diciduk polisi dan kini diproses di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sragen. Kepada polisi, pelaku mengaku menyetubuhi Mawar sebanyak 38 kali dan Melati tujuh kali.

Korban Mawar, saat ditemui Espos, di Mapolsek Miri, Selasa (23/11), mengatakan pelaku melakukan perbuatan asusila terhadap dirinya selama bulan Agustus dan September 2010.

Menurut Mawar, setiap kali melakukan hubungan badan pelaku berjanji akan menikahi dirinya. Dia juga diancam jika tidak menuruti kemauan pelaku akan celaka.

Keluarga Mawar curiga pelaku memiliki semacam kemampuan untuk memikat lawan jenis yang diinginkan. Hal itu didasarkan pengakuan Mawar yang tak kuasa menolak saat diajak berhubungan badan.

“Saya tidak tahu, seperti tidak sadar. Setiap habis Magrib selalu ingin bertemu,” ungkap Mawar, polos.

tsa

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…