Senin, 22 November 2010 19:48 WIB News Share :

Suami kawin lagi, salah satu penyebab TKW menghilang

Jakarta –– Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) sering menerima laporan dari warga yang hilang komunikasi dengan keluarganya yang menjadi TKW di luar negeri. Namun terkadang TKW tersebut sengaja memutus hubungan dengan keluarganya di Indonesia karena marah.

Hal ini disebabkan ada suami yang memutuskan kawin lagi setelah ditinggal sang istri mencari penghasilan di negeri orang.

“Ada juga yang sengaja menghilang dalam artian tidak komunikasi dengan keluarga karena keinginannya sendiri. Mereka marah karena selama jadi TKW, suaminya malah kawin lagi,” ujar Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat usai bertemu dengan keluarga Kikim Komalasari di gedung BNP2TKI Jl MT Haryono, Jakarta Selatan, Senin (22/11).

Menurut Jumhur, kasus tersebut pernah ditemukan oleh BNP2TKI, di mana seorang TKW yang sudah menghilang selama 5 tahun akhirnya kembali menghubungi keluarganya. Saat ditanya, TKW tersebut sengaja mengindar dari keluarga karena marah kepada sang suami.

“Jadi terkadang ada TKW yang hilang bukan karena dianiaya atau mendapat kemalangan, tapi karena marah dengan keluarga,” terangnya.

BNP2TKI sering mendapat laporan kehilangan TKW dari keluarganya sejak yang bersangkutan merantau ke negeri orang. Namun, sebagian besar laporan tersebut dilakukan setelah TKW hilang dalam waktu yang cukup lama.

“Ada yang 4, 5, 7 dan 9 tahun hilang kontak baru lapor ke kita. Bahkan dulu ada laporan setelah 19 tahun anggota keluarganya hilang,” ujarnya.

Lamanya rentang waktu pelaporan terkadang membuat BNP2TKI kesulitan untuk mencari TKW tersebut. Karena biasanya TKW tersebut telah pindah majikan namun tidak mengabarkan kepada keluarga.

“Apalagi kalau TKW itu sudah ganti majikan dan jauh dari kota asal. Itu semakin sulit dicari,” imbuhnya.


dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…