Senin, 22 November 2010 05:43 WIB Solo Share :

Pemkot batal lakukan penjadwalan ulang proyek

Solo (Espos)–Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Solo urung menjadwal ulang (rescheduling) sejumlah proyek pembangunan yang beberapa waktu lalu sempat dikhawatirkan molor lantaran terkendala kelangkaan pasir Merapi.

Hal itu karena pasokan material berbahan pasir Merapi mulai normal kembali, menyusul turunnya aktivitas erupsi Gunung Merapi dalam kurun waktu beberapa hari terakhir ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Solo Agus Djoko Witiarso mengemukakan sejumlah kontraktor yang menjadi rekanan Pemkot dalam beberapa proyek pembangunan fisik seperti pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) di Ngipang, Kadipiro, serta pembangunan talud Gajah Putih, secara resmi memberitahu Pemkot bahwa proyek-proyek itu siap dilanjutkan kembali.

“Sudah ada beberapa kontraktor yang mengirimkan pemberitahuan resmi kepada kami bahwa proyek pembangunan sudah bisa berjalan normal kembali, khususnya dalam hal memperoleh bahan baku pasir dengan standar Merapi. Hal ini menyusul turunnya aktivitas Gunung Merapi dalam waktu beberapa hari terakhir ini,” ungkap Agus ketika ditemui wartawan di Balaikota Solo, Jumat (19/11).

sry

lowongan pekerjaan
PT.MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…