Senin, 22 November 2010 13:02 WIB News Share :

Komisi VI DPR bantah dapat jatah saham KS

Jakarta–Ketua Komisi VI DPR Airlangga Hartanto membantah tudingan anggota Komisi III DPR Ahmad Yani terkait saham Krakatau Steel (KS). Dia mengaku tidak ada kalangan Komisi VI yang mendapatkan jatah.

“Tidak ada penjatahan kelembagaan di DPR,” kata Airlangga di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/11).

Airlangga, yang juga politisi Golkar ini menjelaskan, urusan penjatahan bukan urusan Krakatau Steel. “Penjatahan dilakukan oleh para underwriter,” imbuhnya.

Komisi VI adalah komisi yang menangani BUMN, perindustrian dan perdagangan. Kabar adanya jatah saham KS ini disampaikan Ahmad Yani.

Dia menuding banyak politisi yang mendapat keuntungan di balik IPO saham Krakatau Steel (KS) yang sangat murah. Anggota Komisi VI DPR juga dituding meraup keuntungan tersebut.

“Nggak cuma dari PD tapi semua partai. Saya dengar kawan-kawan di Komisi VI juga menerima,” ujar Yani kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT. Lemindo Abadi Jaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…