Senin, 22 November 2010 17:02 WIB News Share :

Gubernur DIY resmikan pembangunan korban Merapi

Sleman--Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, Senin meresmikan pembangunan “shelter” atau rumah hunian sementara untuk korban bencana letusan Gunung Merapi yang dipusatkan di Posko Jenggala Dusun Wonosari, Wedomartani, Ngemplak, Sleman.

“Kami mengharapkan kalangan pengusaha serta masyarakat umum baik di DIY maupun luar daerah untuk bisa ikut serta dalam proyek pembuatan ‘shelter’ bagi para korban letusan Gunung Merapi yang rumahnya rusak,” kata Sultan.

Menurut dia, total “shelter” yang akan dibangun sebanyak 2.526 unit dengan nilai per unitnya Rp6 juta hingga Rp 7 juta.

“Dari 2.000 lebih ‘shelter’ yang akan dibangun, baru 300 buah yang sudah dilaksanakan. Makanya, kami undang para pengusaha untuk ambil bagian,” katanya.

Ia mengatakan, bagi pengusaha serta masyarakat yang ingin bergabung bisa menghubungi Dinas PUP DIY serta BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).

“Pembangunan ‘shelter’ ini diharapkan menggunakan bahan baku dari lokal, warga yang punya kayu, silakan dijual ke BNPB. Supaya mendorong perekonomian di sana,” katanya.

“Shelter” yang dibangun berukuran 6×7 meter yang terdiri atas dua kamar tidur, satu bangunan MCK (mandi, cuci, kakus), ruang tamu dan dan ruang dapur.

Sedangkan untuk air bersih dilakukan dengan swamdes atau pembangunan sumur untuk satu desa, dan pasokan listrik sudah diatur PLN, katanya.

Rencananya, “shelter” tersebut akan dibangun di atas tanah kas desa maupun “Sultan Ground” (tanah keraton Yogyakarta) yang berdekatan dengan lokasi desa yang hancur diterjang awan panas.

Untuk Desa Umbulharjo di Dusun Plosokerep 283 unit, Desa Kepuharjo di Dusun Pagerjurang 826 unit, Desa Glagaharjo di Dusun Banjarsari 802 unit, Desa Wukirsari di Dusun Slodokan 340 unit dan Desa Argomulyo di Dusun Kowang 258 unit.

Sedangkan untuk Kecamatan Ngemplak Desa Sindumartani di bangun di Lapangan Bimo sejumlah 15 unit.

Ant

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…