Senin, 22 November 2010 11:21 WIB News Share :

DPR bantah telantarkan TKI di Dubai

Jakarta–Rombongan Anggota Komisi V DPR ke Rusia membantah telah menelantarkan TKI saat transit di Dubai. Anggota DPR mengaku tidak melihat TKI sama sekali di Dubai.

“Itu tidak benar. Teman-teman menilai itu berita tidak benar dan ingin bertemu orang yang menceritakan itu. Siapa yang menelantarkan, tidak mungkin anggota DPR menelantarkan rakyat di Dubai,” kata Wakil Ketua Komisi V DPR yang memimpin rombongan ke Rusia, Mulyadi, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/11).

Hal ini disampaikan Mulyadi menjawab pemberitaan yang gencar terkait kepergian DPR ke Rusia. Terutama pemberitaan seputar penelantaran TKI saat anggota DPR pulang ke Tanah Air dan transit di Dubai, Uni Emirat Arab.

Mulyadi menuturkan, anggota Komisi memang transit di Dubai. Namun demikian, karena transitnya cukup lama, sebagian anggota DPR memilih berjalan-jalan atau tiduran di Bandara.

“Kita transit 5 jam, mereka standby pisah-pisah. Begitu ramainya dan nggak ketemu TKW, apalagiĀ  menelantarkan dan sama sekali tidak bersikap membantu,” terang politisi Partai Demokrat (PD) ini.

Namun demikian Mulyadi akan mengklarifikasi ulang rombongan yang ikut bersamanya ke Rusia. Mulyadi berharap media yang memuat berita itu bersedia membuka sumbernya.

“Kita bersedia dihadapkan untuk klarifikasi terhadap orang tersebut,saya khawatir itu upaya mendiskreditkan DPR,” tudingnya.

Sebaliknya kalau ada anggota DPR yang mengakui telah melihat dan menelantarkan TKI di Dubai. Mulyadi mengaku kecewa berat.

“Saya sebagai pimpinan akan menanyakan langsung. Saya rasa juga akan mengecam kalau ada anggota DPR yang seperti itu,” tandasnya.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….