Minggu, 21 November 2010 13:01 WIB News Share :

Polisi
Wig & kacamata tidak urgent

Jakarta–Wig fenomenal Gayus Tambunan plus kacamata yang digunakan menyamar nonton tenis ke Bali kemungkinan sudah lenyap untuk menghilangkan barang bukti.

Namun Mabes Polri tidak fokus pada mencari wig dan kacamata sebagai barang bukti karena Gayus sudah mengaku memang betul dia pergi ke Bali.

“Yang penting itu dia sudah ngakui, jadi otomatis ya itu (wig dan kacamata) tidak begitu urgent,” ujar Kabid Penum Mabes Polri Kombes Pol Marwoto Soeto seperti dilansir detikcom, Minggu (21/11).

Ketika ditanya apakah wig dan kacamata itu sudah dihilangkan, Marwoto menjawab, “Kemungkinan dihilangkan. Dia sudah ngaku untuk apa dia ada di Bali dan sebagainya.”

Sementara untuk menyelidiki penyuap Gayus Tambunan dalam kasus mafia pajak selain PT Surya Alam Tunggal (SAT) yang kasusnya sudah disidangkan, Polri juga berniat menyelidikinya.

“Itu jelas, tetap akan ini. Kan sementara sidangnya belum selesai,” kata Marwoto.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Gayus mengaku Rp 28 miliar hartanya berasal dari PT Megah Jaya (US$ 500 ribu), Roberto (Rp 925 juta), Bumi Resources (US$ 3 juta). Kini yang disidangkan justru kasus dugaan penggelapan pajak di PT SAT senilai Rp 290 juta.

dtc/nad

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…