Minggu, 21 November 2010 16:00 WIB Solo Share :

Pembayaran BST secara elektronik belum dapat difungsikan

Solo (Espos)--Sistem pembayaran Bus Rapid Transit (BST) atau yang biasa disebut dengan Batik Solo Trans (BST) secara elektronik dengan smart card belum dapat difungsikan dalam waktu dekat ini.

Itulah kendala lain yang ditemui Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terkati pengoperasian BST. Padahal, sistem pembayaran BST secara elektronik merupakan salah satu sarana wajib dalam pengoperasian BST itu,

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo Yosca Herman Sudrajad mengemukakan sistem smart card terkait pengoperasian BST tersebut telah diujicobakan selama sekitar dua pekan terakhir ini.

Namun dalam pelaksanaannya, ungkapnya, pihak rekanan masih menemukan sejumlah kendala terkait penggunaan sistem itu.

Dijelaskan Yosca, kendala terjadi manakala perangkat sistem smart card yang dipasang di salah satu armada BST tidak dapat membaca data dari kartu yang digunakan lantaran tidak tahan dengan guncangan saat BST dijalankan.

“Lebih ke masalah teknis sebenarnya, karena saat smart card tersebut difungsikan dengan perangkat sistem yang dipasang dalam BST, datanya tidak terbaca atau sistemnya tidak bisa mereset lantaran guncangan di dalam busnya cukup mengganggu sistem tersebut,” ungkap Yosca ketika ditemui wartawan di sela-sela acara Launching Komunitas Bike to Work (B2W) Solo di depan Loji Gandrung, Minggu (21/11).

sry

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…