Minggu, 21 November 2010 06:12 WIB Sragen Share :

Anggaran cekak, 478 pensiunan antre terima dana tali asih

Sragen (Espos)–Sebanyak 478 orang pensiunan di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) Sragen harus antre untuk mendapatkan dana tali asih sebesar masing-masing Rp 2,1 juta, lantaran terbatasnya anggaran. Jumlah tersebut terdiri dari sisa pensiunan tahun 2009 yang belum tercover dan pensiunan tahun 2010.

Di tahun 2010, Pemkab hanya mampu memberikan dana tali asih kepada 252 orang pensiunan tahun 2009. Padahal, total jumlah pensiunan di tahun itu mencapai 423 orang. “Di tahun 2009, sudah kami serahkan tali asih untuk 147 orang, tahun 2010 giliran 252 orang. Sisanya masih ada 24 orang akan kami serahkan di tahun 2011. Anggaran memang <I>cekak<I>, jadi yang belum harus menunggu,” jelas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sragen, Wahyu Widayat, saat ditemui Espos, seusai menghadiri penyerahan dana tali asih pensiunan, di ruang kerjanya, Sabtu (20/11).

Selain 24 orang tersebut, daftar antrean calon penerima dana tali asih itu kian panjang, sebab di tahun 2010 terdapat 454 orang pegawai yang pensiuan. Wahyu mengaku untuk memenuhi kebutuhan dana tali asih pihaknya selalu mencantumkan pengajuan dana tersebut dalam usulan rancangan APBD. Namun, BKD sendiri tidak dapat memaksakan hal itu, mengingat keputuasan penetapan APBD sangat bergantung pada skala prioritas anggaran dan persetujuan DPRD.

tsa

lowongan pekerjaan
Carmesha Music School, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…