Sabtu, 20 November 2010 03:42 WIB Sport Share :

Solo jadi alternatif laga pemanasan LPI

Solo (Espos)–Stadion Manahan, Solo menjadi alternatif tempat penyelenggaraan laga pemanasan Liga Primer Indonesia (LPI) jika Jakarta yang ditunjuk menjadi tempat utama, kesulitan mendapat izin. Rencananya laga tersebut akan digelar pada 2-6 Desember diikuti Jakarta FC, Batavia FC, Solo FC dan Semen Padang.

“Kalau nanti izin pertandingan tidak keluar LPI minta Solo jadi tuan rumah. Kami yang ketika itu ditawari mempersilakannya. Pada prinsipnya Solo siap dijadikan tempat penyelenggaraan pertandingan tersebut,” ujar General Manager Operational Solo FC, Abraham “Bram” EWT ketika memberi keterangan pers di Solo, Jumat (19/11).

Menurut dia kepastian tempat tersebut akan ditetapkan pada Senin (22/11) menunggu kabar dari Jakarta. Diharapkan laga empat tim yang akan digelar bulan depan itu bisa dimanfaatkan sebagai ajang pemanasan tim-tim LPI yang mayoritas kini tengah membentuk tim. Karena kompetisi resmi LPI rencananya baru akan diluncurkan pada 8 Januari 2011.

Untuk persiapan tim Solo FC, katanya, akan segera dimulai karena itu mulai Jumat pihaknya telah mengedarkan undangan kepada sejumlah pemain yang diinginkan. Selanjutnya seleksi pemain yang dikomandoi Hong Widodo akan digelar mulai Senin sampai Kamis selama empat hari.

“Nanti komposisi pemain Solo FC 70% berasal dari Solo. Kalau untuk jumlah pemain seluruhnya, kami akan merekrut 30 pemain. Mereka terdiri atas 22 pemain lokal, lima pemain asing dan tiga pemain magang,” terang Bram.

Menyinggung soal target, Bram mengatakan pada awal musim ini pihaknya tak mau muluk-muluk. Pihaknya hanya berharap kompetisi bisa berjalan dengan lancar meski tetap tak mengabaikan kualitas. Hal itu dilakukan sesuai dengan visi dan misi LPI yang ingin memajukan kualitas persepak bolaan di Indonesia.

ian

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…