Sabtu, 20 November 2010 23:03 WIB Sport Share :

Indonesia masuk 10 besar Asian Games

Guanghzhou–Indonesia meraih hasil yang sangat memuaskan pada hari kedelapan Asian Games XVI 2010 di Guangzhou, China, Sabtu (20/11). Pasukan “Merah Putih” mampu menambah perolehan dua medali emas dan dua perak, sehingga total mengumpulkan 4 emas, 6 perak dan 10 perunggu.

Ini menjadi prestasi tertinggi selama sepekan bertarung di Guangzhou, yang memberikan dampak positif terhadap posisi Indonesia di klasemen sementara daftar perolehan medali multi-event empat tahunan tersebut.

Kini, Indonesia menduduki posisi 10 besar, menggeser Singapura dan Malaysia yang nangkring di urutan 11 dan 13.

Namun untuk kawasan Asia Tenggara, Indonesia masih kalah dari Thailand. “Negeri Gajah Putih” tersebut saat ini berada di urutan enam dengan perolehan 7 emas, 7 perak dan 19 perunggu.

Dua emas Indonesia pada hari kedelapan Asian Games ini diperoleh melalui perahu naga putra nomor 250 meter dan ganda putra bulu tangkis nomor perseorangan. Sedangkan dua perak melalui layar, atas nama Oka Sulaksana, dan tim perahu naga putri nomor 250 meter.

Dengan demikian, tim perahu naga putra menjadi penyumbang emas terbanyak, karena sebelumnya mereka juga sudah menyabet dua emas melalui nomor 1.000 meter dan 500 meter lintasan lurus. Satu emas lainnya disumbang oleh Markis Kido/Hendra Setiawan, yang berhasil melewati pertarungan menegangkan nan melelahkan, ketika melawan ganda putra nomor satu Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong.

Untuk perolehan medali secara umum, China terus mendulang emas. Tuan rumah menutup hari kedelapan ini dengan perolehan 138 emas, 65 perak dan 67 perunggu. Mereka jauh meninggalkan pesaing terdekatnya, Korea Selatan, yang “baru” meraih 52 emas, 43 perak dan 57 perunggu, disusul Jepang, dengan 29 emas, 52 perak dan 55 perunggu.Kompas.com

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…