Sabtu, 20 November 2010 19:09 WIB Ekonomi Share :

Garuda terbang lagi ke Yogya Minggu pagi

Jakarta – Maskapai penerbangan Garuda akan terbang kembali di atas langit Yogyakarta mulai Minggu (21/11). Penerbangan dilakukan menyusul dibukanya lagi bandara Adisutjipto yang ditutup selama dua pekan akibat letusan Merapi.

“Sesuai Notam (notice to airman) yang dikeluarkan oleh otoritas penerbangan pada hari Sabtu (20/11), maka mulai besok, Minggu, Garuda akan melayani kembali penerbangan ke Jogjakarta dari Jakarta dan Denpasar,” kata Kepala Komunikasi Perusahaan PT Garuda Indonesia, Pujobroto dalam rilisnya, Sabtu.

Penerbangan dari Jakarta ke Yogjakarta akan dilayani dengan dua penerbangan, yaitu GA 206 yang berangkat dari Jakarta pukul 09.20 WIB dan tiba di Jogjakarta pukul 10.25 WIB,  dan penerbangan GA 214, yang berangkat dari Jakarta pukul 15.15 WIB, tiba di Jogjakarta pukul 16.20 WIB.

Sementara itu, penerbangan dari Jogjakarta ke Jakarta, masing-masing GA 207, dari Jogja pukul 11.10 WIB tiba di Jakarta pukul 12.15 WIB; dan GA 215 dari Jogja pukul 17.00 WIB, tiba di Jakarta pukul 18.05 WIB.

Sementara itu, penerbangan dari Denpasar ke Yogyakarta dilayani satu kali penerbangan, yaitu GA 253 yang berangkat dari Denpasar pukul 07.00 WIB dan tiba di Jogja pukul 07.15 WIB. Penerbangan dari Yogyakarta ke Denpasar, berangkat pukul 08.00 WIB dan tiba di Denpasar pukul 10.15 WIB.

Berkaitan dengan pertimbangan aspek safety, penerbangan Garuda dari Jakarta dan Denpasar ke Yagyakarta dilaksanakan secara bertahap. “Untuk sementara ini penerbangan ke Yogyakarta dilaksanakan pada siang hari, mengingat penerbangan pada malam hari akan sulit untuk¬† pendeteksian sekiranya masih ada/terdapat abu vulkanik,” kata Pujo.

Dalam situasi normal, Garuda melayani penerbangan dari Jakarta ke Yogya delapan kali setiap hari, dan dari Denpasar ke Yogyakarta dua kali setiap hari menggunakan pesawat B 737-800 berkapasitas 162 penumpang; 12 penumpang kelas bisnis, dan 150 penumpang kelas ekonomi.vivanews.com

lowongan pekerjaan
PT.KARTINI TEH NASIONAL (TEH DANDANG), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…