Jumat, 19 November 2010 17:48 WIB Sragen Share :

Warga Gondang tabrakkan diri ke KA

Sragen (Espos)--Diduga karena mengalami depresi, warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Gondang, Suharti, 46, menabrakkan diri ke kereta api (KA) yang melintas di rel berjarak 100 meter dari kediamannya, Jumat (19/11).

Informasi yang dihimpun Espos, dari berbagai sumber, Jumat, menyebutkan tubuh Suharti yang sudah tidak bernyawa ditemukan warga di sisi rel sekitar pukul 05.00 WIB.

Polisi dan dokter dari Puskesmas datang 30 menit kemudian, namun mayat wanita tersebut telah di bawa ke rumahnya di RT 7 Desa Tegalrejo. Dari hasil pemeriksaan, diketahui Suharti mengalami luka di bagian kepala bekalang dan siku tangan. Sedangkan tubuhnya utuh.

Camat Gondang, Sumbagyo, kepada Espos, di kantornya, menerangkan korban Suharti selama ini memang diketahui mengalami depresi. Keluarga dan warga menduga karena depresi itulah, Suharti keluar rumah pada Jumat sekitar pukul 03.00 WIB.

Bersamaan dengan itu melintas KA di rel yang hanya berjarak 100 meter dari rumahnya. Sayangnya, tidak diketahui nama KA yang menyambar tubuh Suharti.

“Yang bersangkutan menabrakkan diri ke kereta. Tampaknya, saat keluar dari rumah, sekitar pukul 03.00 WIB, penghuni rumah semuanya sedang tidur,” jelas Sumbagyo.

tsa

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…