Jumat, 19 November 2010 09:46 WIB News Share :

Syafi'i Ma'arif
Indonesia seperti tidak berdaya

Jakarta--Kasus penganiayaan TKI di Arab Saudi sudah semakin memprihatinkan. Karena itu, pemerintah didesak agar menyampaikan pernyataan keras terhadap Pemerintah Arab Saudi secara resmi.

“Saudi maupun Malaysia harus diberi pernyataan keras. Ini bukan kasus yang sekali saja tetapi kita seperti tidak berdaya,” kata mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Syafi’i Ma’arif.

Hal ini disampaikan Syafi’i sebelum acara pembubaran Pansel KPK di Gedung Kemenkum HAM, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (19/11).

Pernyataan keras yang dimaksud Syafi’i adalah desakan untuk menegakkan hukum terhadap majikan yang menyiksa para TKI.

Sebagai negara sahabat seharusnya mereka mendengarkan apa pernyataan Indonesia.

“Atau bisa saja sampaikan begini kepada Saudi. Anda kan punya dua Kota Suci, kenapa membiarkan perbuatan kotor seperti ini terjadi,” tegas pria yang disapa Buya Syafi’i ini.

Menurut dia, pernyataan keras itu cukup disampaikan oleh pejabat setingkat menteri. Tetapi jika Pemerintah Arab Saudi bereaksi lewat Raja, lanjut Syafi’i, maka Presiden SBY bisa ikut menyampaikan pernyataan.

“Mereka kan sudah menerima devisa dari kita triliunan. Kenapa masih memperlakukan tenaga kerja kita seperti itu. Kita ini seperti negara tanpa pemimpin, ada pemerintah tetapi tidak punya pemimpin,” ujar dia.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…