Jumat, 19 November 2010 11:17 WIB Sukoharjo Share :

Rumah Thoyib masih dipasangi police line

Sukoharjo (Espos)--Rumah Bendahara Jamaah Anshorut Tauhid (JAT), Joko Daryono, 44 alias Thoyib di Ngemplak, Gentan, Baki, Sukoharjo, Jumat (19/11) masih dipasangi police line.

Berdasarkan pantauan Espos, Jumat sekitar pukul 09.00 WIB, rumah Thoyib terlihat sepi dan police line masih terpasang. Tidak ada polisi yang berjaga-jaga di sekitar rumah tersebut.

Semua pintu di rumah tersebut tampak tertutup. Sehari-hari, rumah itu biasanya digunakan untuk jualan timbangan.

Salah satu tetangga Thoyib, Rusmiyati, 39, mengatakan rumah tersebut pada Kamis (18/11), masih dijaga polisi dari jajaran Polsek Baki dengan menggunakan mobil patroli.

“Kurang lebih ada empat anggota yang jaga tapi tidak masuk dan hanya di luar,” ucap Rusmiyati.

Aktivitas warga di sekitar rumah Thoyib berjalan normal. Tidak terlihat anggota keluarga Thoyib di rumah itu setelah penggeledahan.

Seperti diberitakan sebelumnya Densus 88 Anti Teror menangkap Bendahara Jamaah Anshorut Tauhid (JAT), Joko Daryono, 44, di Jl Samanhudi, Laweyan, Solo, Kamis (18/11) pukul 11.00 WIB.

hkt

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…