Jumat, 19 November 2010 21:45 WIB Ekonomi Share :

Permintaan motor matik tumbuh 20%

Solo (Espos)–Permintaan motor matik di Kota Solo diperkirakan mengalami pertumbuhan kisaran 15% hingga 20% pada tahun ini. Di sejumlah diler, motor matik kian mendominasi penjualan.

Seperti di diler Honda Kurnia Kasih, Purwosari, Solo. Konsumsi Honda jenis matik terus naik. Jika dibanding tahun 2009, Honda yang mengandalkan varian Scoopy, Vario serta Beat, mencatat pertumbuhan permintaan motor matik sebesar 15%-20% pada tahun ini. Sistem pembelian secara indent selama dua pekan sampai satu bulan pun diberlakukan diler.

Diungkapkan Area Sales Manager Honda Kurnia Kasih, Suharto, tahun ini permintaan sepeda motor matik hampir menyamai bebek yang masih menguasai penjualan sepeda motor Honda sebesar 50%. “Tahun 2008, permintaan sepeda motor matik hanya 20%, sementara tahun 2009 sebesar 30% dari total penjualan. Tahun ini nilainya mendekati 50%, hampir melampaui permintaan motor bebek,” ungkapnya ketika dijumpai Espos, Jumat (19/11).

Sementara itu, di diler Yamaha Harpindo Jaya, Purwosari, tren permintaan sepeda motor matik juga tengah menanjak. “Hingga tahun ini, penjualan motor matik menguasai 35% seluruh transaksi di diler kami,” tutur Sumanto.

Ia pun menyampaikan, selain matik permintaan motor jenis sport sedang mengalami kenaikan. Meski motor sport hanya menyumbang 10% dari total penjualan, namun keterbatasan suplai dari diler pusat belum mampu mengimbangi permintaan konsumen.Konsumen, menurutnya, harus menunggu satu sampai dua bulan hingga pesanan diantar ke pembeli.

“Dari total permintaan, saat ini kami baru mampu memenuhi sekitar 30%-nya saja,” ujar Sumanto. Untuk sepeda motor sport, Yamaha mengunggulkan dua merk yakni Yamaha Byson dan Yamaha Scorpio.

Menanggapi penjualan sepeda motor di akhir tahun, baik Suharto maupun Sumanto menandaskan terjadi kecenderungan konsumsi kendaraan roda dua kembali normal pascalebaran.

m92

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…