Jumat, 19 November 2010 16:42 WIB News Share :

Korban tewas Merapi di DIY mencapai 192 orang

Jogja–Korban tewas akibat letusan Gunung Merapi di DIY bertambah lagi. Total korban tewas akibat erupsi Merapi sejak 26 Oktober 2010 di provinsi itu mencapai 192 orang.

Untuk hari ini Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Dr Sardjito Jogja menerima kiriman 3 jenazah yang terdiri dari 1 jenazah dari barak pengungsian Stadion Maguwoharjo Sleman dan 2 jenazah setelah sempat mendapat perawatan di RSUP Dr Sardjito.

Jumlah 192 korban meninggal tersebut merupakan gabungan korban akibat letusan Gunung merapi pada letusan pertama tanggal 26 Oktober dan letusan kedua tanggal 4 November lalu. Pada letusan pertama, korban yang meninggal saat itu berjumlah 37 korban dan semuanya telah teridentifikasi.

Sementara sisanya merupakan korban letusan Gunung Merapi kedua yang di antaranya sebanyak 75 orang berhasil teridentifikasi. Menurut Press Release RSUP Dr Sardjito yang dilansir detikcom, Jumat (19/11), ada delapan korban baru yang berhasil diidentifikasi.

Sebelumnya, ada 67 korban letusan Gunung Merapi yang berhasil diketahui identitasnya.

Kedelapan korban tewas yang berhasil diidentifikasi adalah:

1. Lamiyem, 40, Besalen, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.
2. Yuli Astuti, 13 Bulus, Candibinangun, Pakem, Sleman.
3. Sri Lestari, 42 Gadingan, Argomulyo, Cangkringan, Sleman.
4. Iskak Ismanto, 90 Jurungan, Bangunkerto, Turi, Sleman.
5. Tukirah, 75, Kalitengah Kidul, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.
6. Rubiyem, 50, Purwobinangun, pakem, Sleman.
7. Muryadi, 44, Sinduadi, Ngemplak, Sleman.
8. Nermo Karyo, 75, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman.

Sementara itu, pasien yang masih dirawat di RSUP Sardjito masih 72 pasien dengan rincian 14 orang sedang dirawat karena luka bakar dan 58 orang lainnya dirawat karena sakit non luka bakar.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…