Jumat, 19 November 2010 19:55 WIB News Share :

Darmono setuju Gayus dipindah dari Rutan Mako Brimob

Jakarta –– Plt Jaksa Agung, Darmono, setuju kalau terdakwa mafia pajak Gayus Tambunan dipindahkan dari rutan Mako Brimob, Kepala Dua, Depok. Namun, pemindahan itu tetap harus dibarengi dengan pengawasan ekstra.

“Upaya yang baik dalam rangka supaya Gayus tidak terlalu banyak berkomunikasi terhadap pihak yang bertanggung jawab dan jangan sampai main dengan api lagi,” jelas Darmono di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (19/11).

Jika nanti Gayus jadi dipindahkan, Darmono berharap ada peningkatan pengawasan dari pihak-pihak yang berkaitan dengan penahanan tersebut. Meski dipindah lokasi penahanannya, namun pengawasan terhadap Gayus tetap lemah, kejadian suap menyuap bisa saja terulang lagi.

“Pindah di mana pun juga, kan dimungkinkan berbuat, yang penting sekarang para pelaksana di lapangan untuk bisa memberikan pengawasan yang maksimal dan jangan sampai kejadian seperti kemarin terulang lagi,” paparnya.

Darmono juga setuju jika kekayaan Gayus disita. Seluruh harta kekayaan Gayus yang diduga berasal dari korupsi, harus segera disita negara.

“Sehingga tidak digunakan untuk tindak menyuap lagi,” tandasnya.


dtc/tya

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…