Kamis, 18 November 2010 09:44 WIB News Share :

Tim SAR DIY kembali temukan empat korban tewas

Sleman--Pagi ini, Tim SAR DI Yogyakarta kembali menemukan empat jenazah korban letusan Gunung Merapi.

Keempatnya merupakan warga Dusun Ngepringan, Desa Wukirsari, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. “Pagi ini 4 jenazah kembali kita ditemukan,” ujar petugas SAR, Kamis (18/11).

Penemuan empat jenazah ini, berawal dari informasi seorang warga yang datang kepada Tim SAR sekitar 06.30 WIB. Warga tersebut mengatakan, dia menemukan kerabatnya dalam keadaaan tewas akibat Letusan Merapi (5/11) lalu.

Tim SAR langsung bergerak menuju lokasi. Satu jam proses evakuasi berlangsung, sekitar pukul 07.30 WIB, tim berhasil mengangkut empat jenazah yang tertimbun reruntuhan rumahnya setelah terhempas material Merapi pekan lalu. Dengan ditemukannya jenazah pagi ini, artinya sudah ada 15 korban tewas yang berasal dari dusun ini.

Dusun ini terletak di sebelah barat Merapi atau sekitar 100 meter dari Kali Gendol. Di bagian barat dusun ini, juga terdapat Sungai Prunggi yang juga dialiri material Merapi.

Dua dari empat jenazah berhasil diidentifikasi atas nama Wiroirah ,60, dan Dalini ,40. Kedua jenazah tersebut berjenis kelamin perempuan. Sedangkan dua jenazah lainnya masih sulit diidentifikasi karena kondisi tubuh yang tidak utuh. Keempat jenazah itu dibawa ke RS Sardjito.

Tim SAR hingga saat ini terus melakukan pencarian korban yang kemungkinan masih tertimbun di bawah reruntuhan rumahnya. Bahkan di Dusun Guling, Argomulyo, Tim SAR mulai melakukan pencarian korban menggunakan bantuan alat berat.

Cuaca sekitar Merapi pagi ini dalam keadaan berkabut yang menyebabkan aktivitas diĀ  Merapi tidak terlihat.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…