Kamis, 18 November 2010 22:49 WIB Karanganyar Share :

Peringati HUT ke-93, Kabupaten Karanganyar diminta terus berprestasi

Karanganyar (Espos)–Menapaki usia ke-93, Kabupaten Karanganyar berhasil menorehkan sejumlah prestasi di tingkat nasional . Satu di antara prestasi tersebut yakni piagam Citra Pelayanan Publik. Karanganyar berhasil meraih piagam tersebut lantaran dinilai berhasil memberikan perubahan positif dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Ini semua bukan karena penghargaannya, tapi lebih kepada kinerja birokrasi yang selama ini melayani masyarakat. Semua unsur hingga tingkat desa bisa bekerja sama dengan baik dan bisa saling memahami,” ujar Bupati Karanganyar, Rina Iriani Sri Ratnaningsih, saat dihubungi Espos, Kamis (18/11).

Prestasi lain, yakni berupa penghargaan Citra Pelayanan Prima tingkat nasional di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karanganyar. RSUD Karanganyar meraih prestasi itu lantaran menerapkan sistem manajemen mutu.

Semua keluhan sakit dari masyarakat, lanjut Rina, sebisa mungkin terlayani dengan benar. “Beberapa pekan lalu, kami mendapatkan laporan ada Puskesmas yang kinerjanya kurang bagus. Seusai mendapatkan laporan itu, dinas terkait kami minta untuk segera menanganinya.”

Sementara di bidang lingkungan hidup, pertengahan 2010 lalu kabupaten yang terkenal dengan julukan Bumi Intan Pari ini mendapatkan piagam anugerah Adipura. Kabupaten Karanganyar termasuk dalam kota kecil terbersih se-Indonesia. Apalagi, beberapa bulan lalu saat penilaian lanjutan, poin untuk Karanganyar meningkat.

Sementara itu, Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto, menilai, keberhasilan Kabupaten Karanganyar meraih sejumlah prestasi, harus ditingkatkan. Misalnya, Karanganyar yang kaya akan tempat wisata, harus lebih unggul dibandingkan dengan daerah lain. “Potensi pariwisata di Karanganyar sangat besar dan bisa dikembangkan lebih besar lagi. Sekarang tinggal bagaimana mengelola SDM,” ujar Sumanto.

Keberadaan ratusan industri, juga menjadi ciri khas Kabupaten Karanganyar. Hal itu, lanjut Sumanto, bisa memberikan pemasukan bagi pendapatan asli daerah (PAD).

m87

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…