Getty Images Getty Images
Kamis, 18 November 2010 06:25 WIB Sport Share :

Button prioritaskan kualifikasi

Getty Images

Getty Images

London–Jenson Button sudah mengambil pelajaran dari musim 2010. Untuk kompetisi tahun depan, pembalap asal Inggris ini memprioritaskan pencapaian apik di babak kualifikasi.

Button gagal mempertahankan mahkota juara yang diraihnya di tahun 2009 silam. Musim ini pembalap McLaren itu menutup kompetisi dengan finis posisi kelima.

“Ini merupakan tahun yang fantastis. Sulit dibayangkan bahwa segala pencapaian ini didapat di tahun pertama saya bersama McLaren. Saya merasa mendapatkan sambutan sangat baik dari tim dan saya merasa bakal berada di sini lebih lama lagi,” ujar Button dilansir dari situs resmi F1 seperti diberitakan detikSport, Kamis (18/11).

“Banyak hal positif yang bisa saya dapatkan di tahun ini. Hubungan dengan Lewis Hamilton, dengan kru dan mekanik berlangsung sangat baik. Saya merasa menjadi bagian dari keluarga Vodafone McLaren Mercedes.”

Untuk musim depan, eks pembalap Brawn GP itu memprioritaskan hasil positif di sesi kualifikasi. “Tahun ini mungkin saya tampil baik di hari Minggu (balapan), namun mungkin saya tidak selalu membuat hidup saya berjalan dengan mudah di hari Sabtu,” ujar dia.

“Saya paham hal yang krusial di kompetisi F1 dewasa ini. Bila problem di kualifikasi bisa diatasi, selanjutnya saya pikir kami bisa tampil lebih kuat lagi di tahun depan.”

Tahun ini Button belum pernah pole position. Posisi start terbaiknya adalah urutan kedua di GP Italia sedang yang terburuk adalah 17 di GP Malaysia. Kebanyakan ia memulai balapan dari posisi start keempat, kelima, ketujuh, atau kedelapan.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PKG 39, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pribumi dalam Kuasa Kata

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (26/10/2017). Esai ini karya Aris Setiawan, pengajar di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah segelas.kopi.manis@gtmail.com.  Solopos.com, SOLO–Pada 19 juli 1913 terbit artikel berjudul Als ik een Nederlander was (Andai Saya…