Kamis, 18 November 2010 17:05 WIB Karanganyar Share :

Bupati
CPNS harus bersih dari calo

Karangayar (Espos)--Seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Karanganyar pada tahun ini harus bersih dari calo. Jika ada masyarakat yang mengetahui indikasi tersebut, diimbau untuk segera melaporkannya ke pihak yang berwenang. Dalam hal ini Badan Kepegawaian Daerah (BKD) atau ke Bupati langsung.

“Proses seleksi CPNS harus bersih dari calo. Semuanya sudah disiapkan dan harus dijalankan sesuai dengan aturan,” ujar Bupati Karanganyar, Rina Iriani SR, saat dihubungi Espos, Kamis (18/11) pagi.

Jika ada masyarakat yang nekat dan masih percaya dengan calo, maka akibatnya ditanggung sendiri. Namun Bupati dan jajaran Muspida Karanganyar, sama sekali tidak menerima penitipan seleksi CPNS. Kalau sampai ada PNS yang menjadi calo, pihaknya juga akan menindak tegas pelakunya.

Biasanya, lanjut Rina, peserta yang berasal dari daerah pinggiran menjadi sasaran empuk para calo CPNS tersebut. Sebab di kawasan tersebut tidak banyak orang yang tahu tentang proses seleksi CPNS, sehingga mereka mudah tertipu. Modusnya, para calo itu mengaku kenal dekat dengan Bupati, Sekda atau Kepala BKD Karanganyar, dan menjanjikan bisa lolos CPNS dengan membayar sejumlah uang. Padahal kenyataannya tidak seperti itu.

m87

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…