Rabu, 17 November 2010 09:13 WIB News Share :

Pemerintah harus jamin keamanan TKI

Jakarta–Ketua DPR, Marzuki Alie meminta pemerintah lebih memperhatikan keamanan kerja TKI di luar negeri. Diharapkan kasus kekerasan kepada TKI di luar negeri tidak terus terjadi.

“Pemerintah agar melakukan langkah untuk melindungi TKI. Sekarang kan sudah ada BNP2TKI, dari segi hukum harusnya Menakertrans, artinya kita harus serius mengurus TKI,” ujar Marzuki, Rabu (17/11).

Marzuki mengaku kecewa dengan sejumlah kasus kekerasan kepada TKI di luar negeri. Yang terbaru, Sumiati, TKI asal NTB yang digunting mulutnya oleh majikannya di Arab Saudi. “Itu harus ditindaklanjuti, itu masalah pidana,” imbau Marzuki.

Marzuki kemudian meminta pemerintah berhati-hati menyerahkan TKI kepada majikannya. Diharapkan TKI tidak jatuh ke majikan yang mengalami kelainan. Seperti majikan Sumiati yang tega melakukan kejahatan luar biasa.

“Kalau orang di Arab Saudi secara umum tidak lah, itu pasti orang mengalami kelainan aja,” imbau Marzuki lagi.

Kekejaman majikan Sumiati terkuak saat Sumiati dilarikan ke sebuah rumah sakit swasta di Madinah. Karena luka yang dideritanya sangat buruk, rumah sakit merujuknya ke RS King Fahd di Madinah pada Senin 8 November. Kondisi Sumiati tidak sadar dengan luka di kepala hingga kaki. Kulit bibir dan kepalanya terkelupas, kedua kakinya nyaris tidak bisa digerakkan. Dia mengaku diseterika ibu dan anak perempuan majikannya.

Kondisi Sumiati perlahan-lahan mulai stabil. Sedangkan majikan Sumiati yang tega berbuat kejam tengah diproses polisi.

“Sekarang sudah diproses oleh pihak kepolisian. Masalah pelaporan kepada pihak kepolisian dan juga dari segi diplomasi kepada pemerintah Saudinya sendiri, sudah kita laporkan,” kata Menlu Marty Natalegawa di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (16/11/2010).

Marty mengatakan, KJRI di Madinah terus mengupayakan dan bekerja keras untuk menyelesaikan masalah yang menimpa Sumiati ini. KJRI juga sudah menyediakan dokter untuk mendampingi kesehatan Sumiati. Sejak tadi malam waktu setempat, kondisi Sumiati digambarkan stabil.

“Beliau mengalami penganiayaan yang sangat luar biasa sifatnya. Bukan hanya fisik melainkan cedera dalam. Sekarang fokus kita  memperoleh medical record kondisi beliau,” jelasnya.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…