William, Kate (ist.) William, Kate (ist.)
Rabu, 17 November 2010 14:32 WIB Issue Share :

Pangeran William lamar kekasih dengan cincin Putri Diana

William, Kate (ist.) Jakarta–Pangeran William akhirnya buka-bukaan soal pertunangannya dengan Kate Middleton. Saat melamar, William memberikan Kate cincin yang pernah dipakai almarhum ibunya, Putri Diana.

Putra sulung Pangeran Charles dan almarhum Putri Diana itu mengungkapkan hal tersebut dalam press call di Istana St. James, Inggris, Selasa (16/11). William mengatakan kalau ia memang melamar dengan cincin ibunya yaitu sebuah cincin platinum dengan batu sapphire 18 karat dan bertaburan berlian.

“Cincin itu sangat berarti bagiku,” ujar William seperti dilansir Us Magazine, Rabu (17/11). “Itu merupakan caraku agar ibuku tidak melewatkan kebahagiaan kami yang akan menikah,” tambahnya.

Cincin yang kini ada di tangan Kate itu dulunya diberikan Pangeran Charles saat melamar Putri Diana, Februari 1981 lalu. Saat itu harga cincin tersebut diperkirakan US$ 65 ribu atau sekitar Rp 581 juta.

William melamar Kate saat mereka berlibur di Kenya, Oktober 2010 itu. Pertunangan itu terjadi setelah keduanya pacaran selama hampir delapan tahun. “Waktunya tepat sekarang. Kami berdua sangat-sangat bahagia,” tuturnya lagi.

Setelah bertunangan, William dan Kate akan menikah di Musim Semi atau Panas 2011. Mengenai rencana pernikahannya, Kate mengatakan kalau itu adalah proses yang membuatnya sedikit takut. “Mudah-mudahan aku bisa melaluinya dengan tenang,” jelas perempuan 28 tahun itu.

Kate adalah teman kuliah William di Universitas St. Andrews. Ia bukan berasal dari keluarga bangsawan. Anak pertama dari tiga bersaudara itu lahir dari pasangan Carole Elizabeth dan Michael Francis Middleton. Michael, pernah bekerja di British Airways.

Pada 1987, keluarga Middleton mulai membangun perusahaan sendiri, Party Pieces. Perusahaan tersebut kemudian sukses dan membuat keluarga Middleton kaya-raya. Ayah Kate pun kini dikenal sebagai salah satu miliuner di Inggris.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…