Rabu, 17 November 2010 14:00 WIB Sragen Share :

Jajaran kepolisian Sragen ringkus 13 pejudi di dua lokasi

Sragen (Espos)–Dalam waktu semalam, jajaran kepolisian di lingkungan Polres Sragen berhasil membekuk 13 orang pelaku perjudian.

Delapan orang pelaku ditangkap jajaran Polsek Sidoharjo, di rumah milik Sukimin, 41, Dukuh Tenggak, RT 14 Desa Tenggak, Kecamatan Sidoharjo, Selasa (16/11) pukul 00.15 WIB. Pemilik rumah berikut enam orang lain, atas nama Joko Siswo Daryono, 49, Sugimin, 45, Sumarno, 32, Sukidi Hadi Wiyono, Parmono, 44, dan Loso Saputro, 39, serta seorang warga di Jl Diponegoro No 42, Desa VI Suku, Lubuk Sukarah, Kabupaten Solok, Sumatra Barat, Suwarto, 53, digiring ke Polsek Sidoharjo.

Informasi yang dihimpun Espos, dari Polres Sragen, Selasa, menyebutkan penangkapan delapan pelaku perjudian itu berawal dari laporan warga setempat yang mengetahui telah terjadi aksi perjudian menggunakan kartu ceki di rumah Sukimin. “Dari lokasi, polisi juga menyita barang bukti berupa uang tunai RP 296.000, empat set kartu ceki dan dua buah tikar,” jelas Kapolres Sragen, AKBP IB Putra Narendra, melalui Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Mulyani, kepada wartawan, Selasa.

Selain di Sidoharjo, jajaran Polsek Kalijambe juga menangkap lima orang pelaku perjudian di rumah kosong RT 11 Desa Karangjati, Kalijambe, Senin (15/11) pukul 23.00 WIB. Lima pelaku atas nama Wagiman, 50, Tukimin, 42, Rohmadi, 42, Triwarso, 36, dan Dwi Saputro, 25, terpergok tengah berjudi jenis kyu-kyu. Dari para tersangka pelaku perjudian, polisi berhasil mengamankan barang bukti, berupa uang tunai Rp 368.000, satu set kartu domino dan satu buah tikar.

Kini, polisi tengah melakukan penyelidikan atas tindakan 13 orang pelaku perjudian di dua tempat terpisah tersebut. Mereka bakal dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang Perjudian, dengan hukuman penjara maksimal 10 tahun.

tsa

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…