Rabu, 17 November 2010 14:51 WIB Solo Share :

Empat keluarga pengungsi Merapi masih di Mojosongo

Solo (Espos)–Empat keluarga korban letusan Gunung Merapi asal Cepogo, Boyolali hingga Selasa (16/11) masih mengungsi di kediaman kerabat mereka di Kelurahan Mojosongo, Jebres, Solo.

Sebelumnya jumlah korban bencana alam Gunung Merapi yang mengungsi di Mojosongo mencapai 43 keluarga asal Sleman dan Boyolali. Namun disayangkan para pengungsi tersebut belum pernah mendapat bantuan dalam bentuk apapun dari Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Padahal kelurahan telah mendata dan melaporkan keberadaan pengungsi kepada Kesbangpolinmas Solo.

Kondisi tersebut diakui petugas Babinsa Mojosongo, Sugito, saat ditemui Espos di kantor kelurahan setempat. Menurut dia alasan pengungsi belum kembali ke daerah asal lantaran menunggu situasi Merapi benar-benar aman. “Setahu saya mereka memang belum pernah mendapat bantuan. Mereka bertahan di Mojosongo karena belum dibolehkan pulang oleh kerabat mereka,” ujarnya.

kur

lowongan pekerjaan
PT.KARTINI TEH NASIONAL (TEH DANDANG), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…