Rabu, 17 November 2010 15:37 WIB News Share :

Dubes Arab Saudi untuk RI akan jelaskan soal TKW Sumiati

Jakarta–Malang benar Sumiati. Keinginannya mengadu nasib di Arab Saudi justru berbuntut pada penganiayaan dirinya. Bahkan majikan Sumiati tega menggunting mulut perempuan 23 tahun itu. Terkait soal ini, Dubes Arab Saudi untuk RI akan memberi penjelasan.

Dubes Arab Saudi Abdulrahman Al-Khayyath berencana memaparkan penjelasannya melalui konferensi pers pada Kamis (18/11) besok. Demikian informasi yang disampaikan Kedubes Arab Saudi untuk RI, Rabu (17/11).

“Keterangan tentang penyiksaan TKI di Arab Saudi akan diberikan besok siang pukul 14.00 WIB di kediaman beliau, Jl Teuku Umar, Menteng,” kata petugas Kedubes Arab Saudi, Budi Mardiah melalui telepon.

Sumiati berasal dari Dompu, Bima, Nusa Tenggara Barat. Dia menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di Madinah sejak Juli 2010. Sepanjang bekerja, Sumiati kerap disiksa. Bahkan bibir bagian atasnya digunting. Sumiati mengalami luka berat pada sekujur tubuh, wajah dan kedua kakinya sehingga harus dirawat intensif di RS.

Kekejaman majikan Sumiati terkuak saat Sumiati dilarikan ke sebuah rumah sakit swasta di Madinah. Karena luka yang dideritanya sangat buruk, rumah sakit merujuknya ke RS King Fahd di Madinah pada Senin 8 November. Kondisi Sumiati tidak sadar dengan luka di kepala hingga kaki. Kulit bibir dan kepalanya terkelupas, kedua kakinya nyaris tidak bisa digerakkan. Dia mengaku disetrika ibu dan anak perempuan majikannya.

Kondisi Sumiati perlahan-lahan mulai stabil. Kasus Sumiati itu telah dilaporkan ke Kepolisian Distrik Madinah beberapa pekan lalu melalui RS King Fahd Madinah yang merawatnya. Majikan Sumiati yang tega berbuat kejam tengah diproses polisi.

“Sekarang sudah diproses oleh pihak kepolisian. Masalah pelaporan kepada pihak kepolisian dan juga dari segi diplomasi kepada pemerintah Saudinya sendiri, sudah kita laporkan,” kata Menlu Marty Natalegawa di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (16/11).

Marty mengatakan, KJRI di Madinah terus mengupayakan dan bekerja keras untuk menyelesaikan masalah yang menimpa Sumiati ini. KJRI juga sudah menyediakan dokter untuk mendampingi kesehatan Sumiati. Sejak tadi malam waktu setempat, kondisi Sumiati digambarkan stabil.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….