Rabu, 17 November 2010 17:14 WIB Hukum Share :

Diduga tenggak pil destro, seorang ABG tewas

Bandung–Remaja putri asal Kampung Cikambuy Girang RT 2 RW 6 Desa Sangkan Hurip Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung, inisial Ris (16) tewas setelah tak sadarkan diri hampir 11 jam. Diduga sebelumnya Ris menenggak pil destro.

Tetangga korban yang mengurus jenazah Ris, Solehudin ,47, menuturkan, Ris tewas sekitar pukul 10.30 WIB di kamarnya, Rabu (17/11). “Jadi pas malam takbiran (Selasa malam, 16/11-red), sekitar jam 10 malam, dia dijemput beberapa orang pakai motor, katanya mau takbiran,” ujar Solehudin ditemui di Kamar Jenazah RSHS, Jalan Rumah Sakit.

Namun selang dua jam kemudian, sekitar pukul 00.00 WIB, Ris diantar oleh empat teman prianya dengan menggunakan dua sepeda motor. “Pas diantar jam 12 malam itu, Ris dalam kondisi tak sadar,” terang Solehudin. Ia mengaku mengetahui hal itu langsung dari orangtua korban.

Menurutnya setelah semalaman tak sadarkan diri, ketika dibangunkan pada pukul 10.30 WIB, Ris diketahui sudah meninggal. “Jadi dibangunkan, enggak bangun-bangun. Setelah dicek korban udah tak bernyawa,” tutur Solehudin.

Merasa janggal dengan kematian Ris, keluarga akhirnya melaporkan kematiannya ke Polsek Katapang. Pada saat diperiksa polisi, ditemukan beberapa butir pil destro yang sudah menjadi serbuk di saku celananya. “Katanya ada pil destro di saku celananya pas diperiksa polisi, Tapi enggak tahu milik Ris atau bukan,” ungkap Solehudin. Akhirnya Ris dibawa ke RSHS untuk diotopsi.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…