Rabu, 17 November 2010 10:51 WIB News Share :

Bentrok antarwarga di Jayapura, tiga rumah dibakar

Jayapura–Kerusuhan antarwarga pecah di Jayapura. Tiga rumah warga di Kampung Yoka Kota Jayapura ludes terbakar dilalap si jago merah.

Beruntung, tak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat penyerangan dan pembakaran rumah tersebut. Kerusuhan ini dipicu pembuatan lagu nada dering atau ringtone ponsel oleh masyarakat suku Yoka, yang dinilai menganggu kehormatan dan martabat suku Wamena.

Masyarakat Suku Wamena yang tak terima, langsung melakukan penyerangan pada Rabu (17/11), pukul 09.00 WIT di kampung Yoka. Melihat masyarakat suku Wamena yang beringas, para pemilik rumah langsung lari menyelamatkan diri.

Kejadian ini dibenarkan Kapolresta Jayapura, AKBP. Imam Setiawan saat dikonfirmasi wartawan di Jayapura, usai penyerangan. Saat ini, pelaku pembuat ringtone tersebut sudah diamankan pihak kepolisian.

Sementara para warga suku Wamena yang masih terprovokasi tengah dikumpulkan di depan Museum Expo Wamena Jayapura untuk ditenangkan. “Mereka masih kita tenangkan karena masih terprovokasi,” ujar Kapolres.

Sementara itu, situasi di Museum Expo Waena Jayapura sempat memanas. Aparat kepolisian sempat mengeluarkan rentetan tembakan untuk menenangkan warga Suku Wamena yang marah saat warga lainnya menonton mereka yang sedang diberi pengarahan oleh pihak kepolisian.

Kendati begitu, situasi kembali berangsur-angsur kondusif beberapa menit berikutnya, setelah pihak kepolisian membubarkan masyarakat yang menonton.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….