Rabu, 17 November 2010 16:34 WIB News Share :

Ba'asyir rayakan Idul Adha sesuai waktu wukuf di Arafah

Jakarta--Pimpinan Jamaah Anshorut Tauhid, Abu Bakar Ba’asyir yang mendekam di tahanan Bareskrim ternyata sudah merayakan Idul Adha kemarin. Alasannya, Ba’asyir mengacu pada waktu wukuf di Arafah.

“Karena ikut waktu di Arafah,” ujar asisten pribadi Ba’asyir, Hasyim Abdullah, yang ditemui usai mengantarkan makanan untuk Ba’asyir, di Bareskrim Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (17/11).

Hasyim juga mengatakan dirinya baru saja mengantarkan makanan kesukaan Ba’asyir, yaitu nasi kebuli. “Hari ini minta dibawakan nasi kebuli dan daging kambing,” katanya.

Lebih lanjut Hasyim juga menceritakan, kemarin Ba’asyir menjadi imam Salat Idul Adha, setelah sebelumnya meminta izin kepada Bareskrim. “Ustad jadi imam. Setelah sebelumnya izin dulu ke Bareskrim dan disetujui,” jelasnya.

Ada sekitar 10 orang yang menjadi jamaah Ba’asyir kemarin. Salah satu jamaah Ba’asyir kemarin, lanjut Hasyim adalah terdakwa kasus L/C Fiktif Bank Century, Misbakhun. “Jamaah 10 orang, ada Misbakhun juga,” katanya.

dtc/tiw

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…