Selasa, 16 November 2010 19:22 WIB Haji,Internasional Share :

Warga RI di Dubai rayakan Idul Adha hari ini

Dubai-– Warga Indonesia di Dubai merayakan Idul Adha pada hari ini, 16/11/2010. Udara dingin bulan November tak menghalangi 865 warga untuk salat di halaman KJRI.

Saat matahari pagi masih belum sepenuhnya naik sepenggalah, Konjen RI di Dubai Mansyur Pangeran bersama 865 warga Indonesia di Dubai dan sekitarnya mengikuti salat Idul Adha yang diselenggarakan di halaman kantor KJRI Dubai.

Bertindak selaku imam adalah Mohamad Rifai dan khatib Zununnil Masri, keduanya masing-masing alumnus Kairo yang juga merupakan Pegawai Setempat KJRI Dubai.

Pada bagian awal khutbahnya, khatib Masri mengajak untuk senantiasa mendoakan sanak saudara di tanah air, yang saat ini tengah dilanda berbagai musibah, dari banjir di Wasior Papua, Tsunami Mentawai hingga meletusnya Gunung Merapi yang menimpa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

“Mudah-mudahan Allah memberikan tempat layak bagi para korban yang meninggal dan melimpahkan kesabaran dan ketabahan kepada para keluarga yang ditinggalkan,” demikian Masri, seperti disampaikan Sekretaris I Yana Rudiyana kepada detikcom, Selasa.

Lanjut Masri, hikmah yang terkandung dalam ibadah Idul Adha adalah agar umat Islam mampu memantapkan kejuangan sesuai visi dan misi yang telah ditetapkan atas dasar iman dan takwa kepada Allah.

Meyakini bahwa tugas-tugas yang diembannya adalah sesuatu yang benar, sehingga melahirkan perilaku rela berkorban dan bertanggung jawab demi tujuan yang benar.

Menurut Masri, digantinya Ismail dengan hewan kurban memberikan makna bahwa nilai kemanusiaan harus ditegakkan, sehingga tercipta suasana kehidupan manusia yang tenteram, damai, sejahtera lahir dan bathin di bawah limpahan ridho Allah yang Maha Rahmah.

Suasana Indonesia

Seusai ritual salat Id, Konjen RI Mansyur Pangeran mengajak seluruh warga Indonesia di Dubai, yang sebagian besar adalah para pekerja, untuk terus bekerja dengan baik sesuai dengan profesinya masing-masing.

“Menjadi warga negara Indonesia yang baik dengan mentaati seluruh peraturan hukum setempat dan selalu tetap menjaga citra positif bangsa Indonesia di negeri Uni Arab Emirat ini,” pesan Mansyur.

Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan oleh Mansyur untuk mempromosikan Vote Komodo. Seluruh warga RI diminta untuk mendukung Komodo menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia dengan memberikan voting melalui internet ataupun layanan pesan singkat.

Konjen RI dan Ibu Febie Mansyur Pangeran didampingi Kepala Kanselerai dan ibu Retno Dedy Darussalam kemudian berkesempatan menerima ucapan selamat hari Idul Adha dari masyarakat.

Lazimnya perayaan hari raya Idul Adha di tanah air, saat tersebut dimanfaatkan untuk bersilaturahmi, berkumpul bersama sanak saudara, kerabat dan para sahabat sambil menikmati makanan khas Indonesia.

Para warga Indonesia yang hadir betul-betul dapat menikmati suasana lebaran tanah air dengan menikmati hidangan khas lebaran Indonesia yang disiapkan oleh ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan, mulai dari rendang, ayam goreng, dan gulai buncis sebagai menu utama hingga klepon, dan wajik sebagai dessert.

Meski jumlah masyarakat Indonesia yang hadir cukup banyak dan memenuhi halaman KJRI, secara tertib dan teratur semua dapat mencicipi hidangan lebaran yang tersaji.

Sebagaimana diketahui, sekitar 80.000 hingga 100.000 warga Indonesia di Dubai dan lima emirat lainnya sebagian besar merupakan para tenaga kerja wanita dan sisanya di berbagai sektor formal.


dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT.MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…