Selasa, 16 November 2010 11:08 WIB News Share :

Tips memotong hewan kurban yang bersih & sehat

Jakarta–Dalam perayaan Idul Adha pasti ada pemotongan hewan kurban. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan di lokasi pemotongan hewan supaya tetap terjaga kebersihannya.

Dokter Hewan dari Dinas Perternakan dan Pertanian Jakarta Selatan, dr Eko Henri menjelaskan, lokasi pemotongan harus dijauhkan dari tanah.

Lantai yang digunakan untuk memotong harus dialasi plastik dan tertutup tembok. Hal ini bertujuan untuk mencegah menyebarnya kuman dan penyakit dari darah hewan yang disembelih.

“Kalau itu bercampur dengan tanah atau cuma dikubur saja, nanti darahnya berceceran di mana-mana. Itu kemungkinan bisa menimbulkan bau dan mengundang lalat. Nanti, lalat itu menyebar ke makanan kita. Itu bisa jadi penyakit nanti,” kata Eko seperti dilansir detikcom, Selasa (16/11).

Eko menyarankan agar darah hewan dialirkan lewat sebuat septitank. Lalu, lantai yang digunakan untuk menyembelih harus dibersihkan dari darah.

Tidak hanya itu, tambah dia, petugas yang membersihkan daging harus cuci tangan. Petugas yang membersihkan jeroan sapi atau kotorannya sebaiknya tidak boleh membersihkan daging atau memotong-motong daging.

“Ini agar dagingnya higienis. Juga tidak boleh ada yang memakai sandal, sepatu dan orang yang merokok,” ujar dia.

Menurut Eko, daging yang dibagikan tidak boleh lebih lama dari 5 jam didiamkan.

Sebab, pertumbuhan bakteri di dalam daging begitu cepat yakni setiap 15 menit akan bertambah sedikitnya puluhan bakteri.

“Kecuali, daging itu disimpan di suhu di bawah 4 derajat atau di atas 60 derajat. Soalnya, ada 2 bakteri. Lalu, 15 menit kemudian menjadi 4, 15 menit kemudian menjadi 8 dan seterusnya,” kata Eko.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…