Selasa, 16 November 2010 15:29 WIB News Share :

Sadis! Bayi dibuang di kloset RS Elisabeth Semarang

Semarang — Petugas dan pasien RS Elisabeth Semarang dikejutkan dengan adanya penemuan bayi yang dibuang di kloset. Pembuang bayi malang itu masih diselidiki.

Peristiwa ini terungkap saat petugas kebersihan RS Elisabeth mulai beraktivitas pada, Selasa (16/11).

Petugas kebersihan membersihkan kamar mandi di dekat Bangsal Theresia lantai tiga. Petugas itu memperbaiki kloset yang tersumbat. Kloset itu terus tersumbat meski telah digelontorkan air. Namun, ia kaget bukan kepalang setelah menemukan jasad bayi di dalam kloset yang tersumbat itu.

“Setelah diperiksa, ternyata di dalam (kloset) ada orok,” kata Kepala Humas RS Elisabeth, Probowati Tjondronegoro, di kantornya, Jalan Kawi, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (16/11/2010).

Petugas tersebut, kata Probowati, melaporkan ke bagian keamanan. Lalu, bagian keamanan menghubungi Kepolisian.

Probowati mengaku tidak bisa menduga pembuang orok tersebut. Sebab, bukan hanya pasien yang memakai kamar mandi tersebut melainkan juga pengunjung.

“Nanti, aparat yang menangani. Kita cuma membantu prosesnya,” kata Probowati.

Aparat Kepolisian langsung melakukan observasi saat tiba rumah sakit.
Mereka juga meminta keterangan beberapa petugas dan pasien. Namun, sejauh ini, belum ada informasi rinci soal hasil penyelidikan.

Bayi malang itu diketahui telah meninggal saat evakuasi dilakukan. Untuk kepentingan penyelidikan, bayi yang belum diketahui identitasnya itu kini dibawa ke RS Bhayangkara.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…